Oleh: antonarizal | Juli 21, 2009

Sebut Drakula Dalam Pidato Ledakan Bom JW Marriott , SBY Diminta Klarifikasi

Siapakah sebenarnya drakula dalam pidato SBY terkait ledakan bom JW Marriot dan Ritz-Carlton yang terjadi tanggal 17 Juli 2009? Apakah benar drakula sekarang tidak hanya menghisap darah namun juga dapat menghilangkan manusia dari peredaran di muka bumi?

Walaupun banyak pihak yang mengintrepetasikan sosok Drakula peledak bom marriott dalam pidato SBY adalah cawapres Prabowo namun saya rasa sebaiknya kita jangan menjadi bagian dari mereka yang sengaja mencoba mempolitisasi pidato Pak Presiden RI ini. Salah persepsi dapat menyebabkan suasana pasca pemilu atau pemilihan umum 2009 semakin bertambah keruh.

Berikut ini berita terkini atau terakhir mengenai perkembangan terupdate setelah pidato Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait tragedi bom mega kuningan dari detiknews

Sebut Drakula Dalam Pidato, SBY Diminta Klarifikasi

Dalam jumpa persnya menanggapi bom JW Marriott dan Ritz Carlton, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut-nyebut drakula yang menghilangkan orang lain. Tim Mega-Prabowo meminta SBY untuk mengklarifikasi maksud dari ucapan SBY tersebut.

“Kita meminta klarifikasi kalau memang ini menimbulkan efek yang luas, harus dipertanggung jawabkan,” kata Koordinator Tim Advokasi dan Hukum Timkamnas Mega-Prabowo, Gayus Lumbuun, dalam konferensi pers di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Sabtu (18/7/2009).

Gayus mengatakan, adanya istilah ‘drakula penyebar maut’ dalam pernyataan SBY, merupakan bagian yang sulit diterima oleh pasangan lain. “Bahasa-bahasa seperti itu membuat masyarakat menjadi bingung dan beringas,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu anggota tim advokasi Mega-Prabowo, Arteria Dahlan, sangat menyayangkan pidato SBY tersebut. Menurutnya, untuk kesekian kalinya presiden telah keliru dalam memposisikan dirinya.

“Materi pidato kenegaraannya 60 persen terkait pemilu, 30 persen yang terkait insiden adalah hal-hal tanpa dasar, provokatif, dan di luar konteks,” paparnya.

“Presiden SBY telah berusaha melakukan upaya penggiringan opini publik bahwa situasi politik sedang tidak harmonis,” tandas dia.


Responses

  1. kalau memang benar ada drakula , maka lebih baik siapkan bawang putih aja.pasti dia kabur tunggang langgang…ini jawaban ngaconya

    tapi sebutan drakula dalam pidato presiden, kurang tepat ya….mungkin lebih baik sebut saja teroris biar lebih jelas….toh dengan menyebut demikian maka konsentrasi polisi lebih mudah… nah kalau disebut drakula, polisi harus susah payah lagi pergi ke istana count drakula dan menyiapkan paku dari salib…sebagai senjatanya …sorry jadi guyonan lagi…

  2. @bakuisa : Betul, menurut saya sebutan drakula kurang tepat. Kayaknya sebutan drakula seperti mengacu pada “pihak2 tertentu”

  3. Andai saja kesabaran sby itu terjiwa dari relung hatinya maka maka watak aslinya nggak muncul dooong
    Lihat aja pesinetron,disuruh lembut ya lembut disuruh senyum ketika mendapat cacian dari lawan mainnya ia pun tersenyum.Dan ketika kembali kedunia nyata watak aslinya mendominasi deh.Lucu sih.Makanya tampil apa adanya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ok????????????????????

  4. @ary: presiden juga manusia 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: